Kisah Tikus Kantor yang Licik
![]() |
Tikus Kantor |
Pada suatu hari di hari yang cerah, hiduplah seekor Tikus ambisius yang sangat rajin dan cerdas, tikus tersebut bekerja sebagai pekerja kantoran di suatu perusahaan terkenal, si Tikus juga dikenal sebagai seekor pekerja yang sangat rajin dalam menyelesaikan setiap tugas-tugas yang diberikan. Dibandingkan dengan hewan-hewan yang lain, Tikus mampu menyelesaikan setiap pekerjaannya lebih cepat hingga 2 kali lipat lebih cepat dibandingkan dengan hewan-hewan yang lain. Namun, dibalik sikap ambisiusnya dalam pekerjaan, Tikus itu ternyata merupakan seekor hewan yang sangat licik dan suka mengambil keuntungan perusahaan untuk dirinya sendiri. Tikus itu juga terkadang tak segan untuk menjegal rekan sekerja yang dia rasa mengancam jabatannya di perusahaan. Saking cerdik dan liciknya, Tikus juga kerap memanipulasi rekan sekerjanya hingga mengikuti sesuai keinginannya sehingga si Tikus dapat memperoleh keuntungannya sendiri. Meskipun terkadang ada beberapa rekannya yang curiga, pada akhirnya si Tikus mampu menyembunyikan kebusukannya dengan kecerdikannya. Tikus itu juga kerap membuat janji-janji manis yang terasa sangat meyakinkan kepada rekan-rekannya untuk memperoleh keuntungan bersama, namun pada akhirnya janji-janji tersebut hanyalah sebuah omong kosong yang ia buat demi keuntungannya sendiri. Walaupun ada si Kucing yang menjaga setiap keamanan perusahaan, Tikus tahu bahwa Kucing juga seringkali merasa lapar ketika menjalankan tugas, tikus tersebut memberikan roti kepada kucing tiap kali ia merasa lapar. Dengan begitu, si Kucing akan merasa bahwa si Tikus adalah seekor hewan yang baik dan tidak akan macam-macam di perusahaan. Dengan begini, si Tikus akan merasa lebih aman dan bisa menjalankan aksinya tanpa perlu khawatir ditangkap.
Namun di suatu hari, si Singa yang merupakan seorang pemilik perusahaan datang ke perusahaan dikarenakan curiga dengan keuntungan perusahaan yang tidak sesuai dengan jumlah yang ada di laporan perusahaan. Dengan cepat, si Singa mengadakan rapat untuk membahas permasalahan tersebut, si Tikus menghadiri rapat itu dikarenakan si Tikus merupakan seorang atasan di perusahaan tersebut. Singapun mulai membahas dan mempertanyakan jumlah keuntungan perusahaan yang tidak sesuai tersebut yang membuat perusahaan rugi. Singapun juga membahas akan membawa permasalahan tersebut di jalur hukum dan akan memasukkan pelaku tersebut ke penjara. Si Tikus yang berada di dalam ruangan juga mulai panik karena dirinya takut ditangkap. Namun, pada akhirnya rapat tersebut selesai, Singa yang masih curiga itu menyuruh pihak keamanan yang ia bawa dari luar perusahaan untuk mengintrogasi setiap hewan pekerja yang ada di perusahaan. Si Kucing yang merupakan pihak keamanan perusahaan tersebut juga ikut diinterogasi. Dikarenakan kerja si Kucing yang molor dan tidak becus, si Kucing mendapatkan teguran keras dan terancam dikeluarkan jika si Kucing masih tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Ketika si Tikus diinterogasi, dengan perkataannya yang licik, ia berhasil mengelabui si Singa dan pihak keamanan yang dibawa oleh si Singa, sehingga si Tikus bebas dari kecurigaan. Ketika si Tikus sudah merasa aman dari kecurigaan si Singa, si Tikus dengan rakus ingin mengambil keuntungan perusahaan lagi demi mengambil keuntungannya sendiri. Tapi nasib sial menimpa sang Tikus, ketika ia sedang menyelipkan keuntungan perusahaan, si Tikus ketahuan oleh salah satu pihak keamanan si Singa, dan iapun dilaporkan oleh si Singa. Singa yang marah dan merasa dirugikan itupun, dengan tegas memecat si Tikus dan membawa si Tikus ke jalur hukum. Pada akhirnya, si Tikus terbukti bersalah dan iapun dijatuhi hukuman penjara dan harus membayar denda yang sangat besar. Pada akhirnya, si Tikus menyesal karena telah melakukan tindakan yang telah berakhir menghancurkan karirnya.

Komentar
Posting Komentar